Menurut Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, QRIS menunjukkan bahwa Indonesia bukan hanya konsumen tetapi juga produsen teknologi digital terkemuka di dunia.
“QRIS bukan hanya jago kandang, tapi sudah digunakan di Thailand, Malaysia, Singapura, dan sebentar lagi di Jepang dan Korea Selatan,” katanya dalam video resmi yang diunggah Sekretariat Wapres di Jakarta, Minggu.

Seperti yang ditunjukkan oleh QRIS, alat transaksi digital yang dikembangkan oleh Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), menunjukkan bahwa Indonesia mampu mempertahankan kemandirian industri keuangan bangsanya.
Ia juga menyebutkan pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa industri keuangan berperan penting dalam mempertahankan kedaulatan negara.
Dia menyatakan, “Seperti yang telah ditegaskan oleh Bapak Presiden Prabowo, industri keuangan adalah garda terdepan dan benteng dalam menjaga kedaulatan bangsa, dan QRIS merupakan bagian dari ekosistem industri keuangan kita.”
Presiden menyatakan bahwa kehadiran QRIS telah mempercepat inklusi keuangan di Indonesia, terutama bagi usaha kecil dan menengah (UMKM), karena merupakan solusi pembayaran praktis tanpa bergantung pada uang tunai, kartu, atau mesin EDC.
“QRIS tidak hanya memudahkan pelanggan, tetapi juga membantu pedagang kaki lima, usaha rumahan, dan usaha kecil dan menengah (UMKM).”
Presiden juga menyatakan bahwa sektor UMKM memiliki adopsi digital yang luas, dengan 93% toko yang menggunakan QRIS saat ini berasal dari mereka.
Selain itu, ia menekankan betapa pentingnya mendukung teknologi lokal untuk membangun ekonomi yang berdaulat dan inklusif.

















