Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Politik

TNI-LPPM STMIK AMIK BANDUNG MENGANJURKAN KERJA SAMA TERHADAP PERTAHANAN BANGSA

badge-check


TNI-LPPM STMIK AMIK BANDUNG MENGANJURKAN KERJA SAMA TERHADAP PERTAHANAN BANGSA Perbesar

Pusat Pengkajian Strategis Penelitian dan Pengembangan (Pusjianstralitbang) TNI bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STMIK AMIK Bandung untuk menjajaki kerja sama strategis untuk memastikan industri pertahanan nasional Indonesia tetap mandiri.

Menurut Kabidlitbang intekmil & siber, Ditlitbang, dan Pusjianstralitbang TNI Kol. Laut (E) Hafidh Yudha Putra, kerja sama ini dimaksudkan untuk menghasilkan produk-produk di bidang pertahanan, yang diharapkan akan menjadi momentum penting dalam kerja sama antara dunia pendidikan dan pertahanan.

Kolonel Hafidh Yudha Putra menyatakan saat mengunjungi LPPM STMIK AMIK Bandung di Bandung, Jawa Barat, Senin, bahwa dia berharap kerja sama ini akan mendorong lahirnya teknologi dan solusi yang dapat meningkatkan kemampuan industri pertahanan dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk asing.

Hafidh menyatakan bahwa Indonesia harus memiliki kemandirian di bidang teknologi pertahanan dengan memberikan kekuatan kepada industri pertahanan dan lembaga pendidikan selain industri pertahanan.

Hafidh menyatakan bahwa ini bertujuan untuk mendapatkan bakat-bakat berbakat untuk memenuhi kebutuhan peralatan dalam rangka operasi dan latihan TNI.

Meskipun demikian, Asmui Mansur, Ketua STMIK AMIK Bandung, mengucapkan rasa terima kasih kepada tim Pusjianstralitbang TNI yang telah mengunjunginya.

Asmui berharap LPPM STMIK AMIK dapat berkontribusi besar dalam menghasilkan inovasi yang diperlukan industri pertahanan nasional.

Menurut Asmui, kerja sama tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan produk tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui transfer teknologi dan pengetahuan.

Asmui Mansur menyatakan bahwa inisiatif ini menunjukkan komitmen kuat Pusjianstralitbang TNI untuk melibatkan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi swasta, untuk memperkuat ekosistem industri pertahanan nasional dan mewujudkan kemandirian Alutsista.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

SERAHKAN SERTIFIKAT PASAR LASOANI KE ATR/BPN

26 September 2025 - 10:49 WIB

GUBERNUR SULTENG MENERIMA GOOGLE MELALUI KERJA SAMA DIGITALISASI SEKOLAH

26 September 2025 - 10:09 WIB

DPRD SULTENG MENGAKUI PEMBENTUKAN DOB KABUPATEN TOMPOTIKA

25 September 2025 - 10:43 WIB

DATA IMIGRAN SULTENG TERKAIT TKA DARI PERUSAHAAN NIKEL DI MOROWALI DIAWASI MENURUT ATURAN

25 September 2025 - 10:37 WIB

KEMENDISDAKMEN-PEMPROV SULTENG MENINGKATKAN PENGAWASAN BAHASA INDONESIA.

25 September 2025 - 10:27 WIB

Trending di Berita