Pada hari Senin (5/5), pewarta Kantor Berita ANTARA telah melaporkan sejumlah peristiwa politik. Berikut beberapa berita pilihan yang masih menarik untuk dibaca pagi ini.
1.Presiden Prabowo menerima kunjungan kehormatan dari Presiden Senat Kamboja

Direncanakan pada Senin siang, Presiden Prabowo Subianto akan menerima kunjungan kehormatan dari Presiden Senat Kerajaan Kamboja Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Yusuf Permana menyatakan, “Bapak Prabowo Subianto diagendakan menerima kunjungan kehormatan Presiden Senat Kerajaan Kamboja, Samdech Akka Moha Sena Padei Techo Hun Sen, di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 5 Mei 2025 sekitar pukul 11.00 WIB.”
2.Presiden menetapkan jadwal untuk memenuhi permintaan PM Albani ke Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto langsung mengatur jadwal untuk memenuhi permintaan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, yang ingin Indonesia sebagai tujuan kunjungan resmi pertamanya setelah terpilih kembali sebagai perdana menteri.
Saat Presiden Prabowo mengucapkan selamat kepada PM Albanese melalui sambungan telepon pada hari Minggu (4/5), dia mengungkapkan keinginan untuk mengunjungi Indonesia.
3.Tampak bahwa Hasan Nasbi menghadiri pertemuan kabinet yang dipimpin oleh Presiden Prabowo.
Hasil dari Sidang Kabinet Paripurna yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada hari Senin, Hasan Nasbi telah mengundurkan diri dari posisinya sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan (PCO).
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji, duduk di sebelah kirinya dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hanif Faisol Nurofiq duduk di sisi kanannya. Hasan Nasbi, yang mengenakan kemeja putih, adalah anggota Kabinet Merah Putih lainnya.
4.MoU dengan LPSK memperkuat perlindungan pers oleh Dewan Pers.
Di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin, Dewan Pers menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengenai perlindungan kerja pers sebagai saksi atau korban tindak pidana.
Perjanjian sebelumnya berakhir pada September 2024, dan MoU ini dianggap sebagai langkah penting yang lebih maju dari sebelumnya, kata Ninik Rahayu, Ketua Dewan Pers.
5.Prabowo menolak teguran Prabowo terhadap Panglima TNI mengenai mutasi Letjen Kunto.
Presiden Prabowo Subianto menegur Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto karena memutasi Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, anak Wapres Ke-6 Try Sutrisno, menurut Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut menolak gagasan bahwa mutasi perwira tinggi TNI terbaru bersifat politis, terutama jika dikaitkan dengan sikap Try Sutrisno terhadap usulan pemakzulan Presiden Gibran Rakabuming Raka.

















