BMAT Music Innovators, perusahaan data dan identifikasi musik yang berbasis di Barcelona, memperkenalkan Country Manager mereka, Salman Aditya, pada peluncuran resmi Official Indonesia Chart. Federasi Industri Fonografi Internasional (IFPI) dan Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) melakukan kerja sama yang signifikan di acara yang diadakan di Jakarta.
Chart musik mingguan ini merupakan evolusi dari ASIRI Chart, yang bertujuan untuk menyajikan informasi yang paling akurat tentang lagu-lagu terpopuler di Indonesia berdasarkan jumlah streaming yang dilakukan oleh platform digital utama. Untuk memberikan pemeringkatan musik yang jelas dan dapat diandalkan, BMAT Music Innovators memberikan data dan analisis sebagai dasar perhitungan.

“Peluncuran Official Indonesia Chart adalah langkah maju signifikan bagi industri musik Indonesia. Dengan dukungan data akurat dan metodologi standar internasional yang diusung BMAT, chart ini memberikan gambaran jelas tentang preferensi musik pendengar Indonesia, baik lokal maupun internasional.” Salman Aditya mengungkapkan kegembiraannya.
Salman menyatakan bahwa daftar ini tidak hanya berfungsi sebagai tolok ukur keberhasilan musisi dan label, tetapi juga berfungsi sebagai sumber informasi strategis untuk seluruh industri musik, termasuk penerbit, penyelenggara acara, dan platform digital.
Selain itu, dia menyatakan, “Kami percaya bahwa transparansi data adalah fondasi pertumbuhan industri musik yang sehat dan berkelanjutan. BMAT berkomitmen penuh mendukung inisiatif ini melalui data terbaik.”
Musisi Indonesia melihat peluang di Harapan.
Diharapkan peluncuran Official Indonesia Chart akan memberi musisi Indonesia lebih banyak kesempatan untuk tampil di arena domestik dan internasional, serta memberikan pemangku kepentingan wawasan penting tentang tren pasar musik.
BMAT Music Innovators menunjukkan peran strategis mereka sebagai mitra dalam mendorong pertumbuhan industri musik dengan menyediakan solusi data inovatif.

















