Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Kesehatan

ECHOCARDIOGRAPHY MENJELASKAN KELAINAN JANTUNG

badge-check


ECHOCARDIOGRAPHY MENJELASKAN KELAINAN JANTUNG Perbesar

Untuk menilai kondisi jantung pasien, dokter sering menggunakan beberapa modalitas pemeriksaan jantung, salah satunya adalah echocardiography, yang lebih dikenal sebagai “echo jantung”. Ini adalah pemeriksaan yang dapat melihat gambar jantung secara detil.

Dengan menggunakan gelombang suara (ultrasound), pemeriksaan echo jantung menghasilkan gambar jantung secara real-time. Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat melihat bagaimana jantung terdiri, mengevaluasi seberapa baik katup bekerja, mengukur kekuatan pompa jantung, dan menemukan masalah seperti perubahan aliran darah, gumpalan, atau cairan di sekitar jantung.

Dr. Lies Dina Liastuti Sp.JP, Subsp.Eko, mengatakan dalam acara temu media di RS Pondok Indah Jakarta pada 28/4, “Penyakit jantung ada bermacam-macam, pemeriksaan echo membantu dokter melihat kondisi jantung secara lebih akurat tanpa perlu tindakan bedah, apalagi saat ini telah tersedia mesin echo 4 dimensi dan berbasis AI.”

Untuk mengidentifikasi kelainan jantung bawaan, pemeriksaan echo jantung dapat dilakukan pada semua golongan usia, termasuk bayi.

Echo jantung juga dapat digunakan untuk diagnosis dan evaluasi kondisi jantung pasien sebelum, selama, dan setelah prosedur medis tertentu.

Misalnya, untuk persiapan sebelum operasi, dokter dapat melakukan echo untuk memastikan kondisi jantung pasien baik sehingga mereka dapat menentukan langkah pengobatan yang tepat, seperti penundaan prosedur atau penurunan dosis obat.

Karena beberapa obat kanker memiliki efek kariotoksik, yang dapat melemahkan otot jantung, pemeriksaan echo diperlukan untuk memantau efek karditoksis kemoterapi.

Dr. Lies berkata, “Banyak obat yang berdampak ke jantung, karenanya perlu pengecekan kondisi jantung secara teratur. Misalnya, pada pasien yang mengonsumsi obat tuberkulosis atau thalasemia. Tekanan darah tinggi dalam jangka panjang juga bisa menyebabkan penebalan otot jantung, yang lebih mudah dilihat dengan pemeriksaan echo.”

Echocardiography terbagi menjadi dua kategori. Yang pertama adalah transtorakal (TTE), yang dilakukan dengan menempelkan transduser pada dinding dada pasien. Metode ini biasanya digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Jenis kedua adalah transesofageal (TEE), yang membutuhkan anastesi lokal dan memasukkan alat melalui rongga mulut. Menurut dr. Lies, TEE terutama memberikan gambaran yang lebih detil untuk menilai bekuan darah, gangguan katup jantung, dan infeksi jantung.

Dr. Lies menyatakan bahwa meskipun tidak semua orang membutuhkan pemeriksaan echo jantung, pemeriksaan ini disarankan untuk pasien yang mengalami gejala yang mengarah pada kemungkinan gangguan jantung.

Jika ada kecurigaan gangguan jantung, echo dilakukan. Pemeriksaan ini dapat dilakukan setelah elektrokardiografi dan juga treadmil, jadi parameter gangguan jantung yang dicurigai baru dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

SERAHKAN SERTIFIKAT PASAR LASOANI KE ATR/BPN

26 September 2025 - 10:49 WIB

GUBERNUR SULTENG MENERIMA GOOGLE MELALUI KERJA SAMA DIGITALISASI SEKOLAH

26 September 2025 - 10:09 WIB

DPRD SULTENG MENGAKUI PEMBENTUKAN DOB KABUPATEN TOMPOTIKA

25 September 2025 - 10:43 WIB

DATA IMIGRAN SULTENG TERKAIT TKA DARI PERUSAHAAN NIKEL DI MOROWALI DIAWASI MENURUT ATURAN

25 September 2025 - 10:37 WIB

KEMENDISDAKMEN-PEMPROV SULTENG MENINGKATKAN PENGAWASAN BAHASA INDONESIA.

25 September 2025 - 10:27 WIB

Trending di Berita