Proses penyediaan bantuan kepada penduduk Desa Bubode, Kecamatan Tomilito yang terkena dampak banjir diawasi langsung oleh Wiwin S. Pajiu, Sekretaris Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara.
Minggu, seorang istri di Gorontalo mengucapkan terima kasih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena telah memberikan sembako kepada warga terdampak.

Wiwin menyatakan, “Atas nama Komisi III dan masyarakat Bubode, saya ucapkan terima kasih kepada pihak BPBD yang hadir dan mengirimkan bantuan dari pemerintah daerah ke lokasi bencana.”
Ia menyatakan bahwa bantuan yang diberikan terdiri dari delapan puluh paket yang mengandung beras tiga kilogram, minyak goreng kemasan satu liter, dan gula.
Dia berkata, “Saya hadir di sini untuk memastikan bantuan ini didistribusikan dengan benar dan diterima dengan baik oleh mereka yang menerimanya.”
Wiwin juga menekankan fakta bahwa pada akhir Januari 2025, tiga desa di Kecamatan Tomilito—Bubode, Milango, dan Leyao—telah mengalami lima kali banjir.
Banjir terburuk terjadi pada Sabtu, 25 Januari 2025, sekitar pukul 02.00 dini hari. Dia mengatakan bahwa air dapat mencapai lutut orang dewasa.
Banjir tersebut memiliki dampak yang signifikan, menyebabkan banyak kerusakan pada tanaman jagung dan padi sawah serta hanyutnya banyak ayam warga. Banjir menghancurkan banyak rumah dan dapur warga di Desa Bubode dan Leyao.
Menurut Win, selain faktor alam, pendangkalan sungai di bagian hilir Desa Milango membuat banjir ini lebih parah. Ini membutuhkan tindakan keras dan kerja sama dari semua pihak untuk menghentikannya.

















