Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Sulteng

GUBERNUR SULTENG MENERIMA GOOGLE MELALUI KERJA SAMA DIGITALISASI SEKOLAH

badge-check


GUBERNUR SULTENG MENERIMA GOOGLE MELALUI KERJA SAMA DIGITALISASI SEKOLAH Perbesar

Di Ruang Kerja Gubernur pada hari Kamis, 25 September 2025, Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menerima audiensi dari Country Lead Google for Education Indonesia. Tifani dan Surya, perwakilan Google for Education, bersama dengan Yudiawati V. Windarrusliana dan Wahyu Agus Pratama, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah, hadir dalam pertemuan tersebut.

Di acara tersebut, Country Lead Google for Education Indonesia menampilkan program Sekolah Digital, yang telah mencapai 191 sekolah di 24 provinsi dan 62 kota/kabupaten di Indonesia. Sangat menarik bahwa Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, memiliki salah satu sekolah rujukan Google pertama di Indonesia. Selain Buol, program ini diikuti oleh sebelas sekolah di Morowali, satu di Kota Palu, dan sejumlah sekolah di Poso dan Tolitoli.

“Ini forum yang membantu sekolah-sekolah naik kelas menjadi sekolah digital, dengan dukungan teknologi pendidikan terbaru,” kata Tifani. Program ini mencakup branding nasional, program pengkodean AI, pertemuan antar sekolah digital, sertifikasi siswa, dan komunitas belajar untuk saling menguatkan.

Meskipun program ini telah diterapkan di sekolah dasar dan SMP, Surya menyatakan bahwa masih ada peluang untuk memperluasnya ke sekolah menengah atas dan SMA. “Harapan kami, siswa yang sudah terbiasa belajar digital sejak SD dan SMP, tidak kehilangan momentumnya ketika melanjutkan ke sekolah menengah atas. Untuk itu, kami siap berbicara dengan pemerintah provinsi agar jenjang pendidikan atas juga dapat bertransformasi digital,” katanya.

Selain itu, ada testimoni langsung dari siswa yang menggunakan Chromebook. Mereka berbagi pengalaman mereka membuat surat resmi menggunakan Google Docs dan membuat presentasi interaktif tentang siklus air di Google Slides. Hal ini menunjukkan bagaimana teknologi dapat membantu siswa menjadi lebih kreatif, produktif, dan percaya diri.

Gubernur Anwar Hafid mendukung upaya ini. Dia menilai digitalisasi pendidikan sebagai kebutuhan mendesak untuk mencetak generasi muda yang siap bersaing di era teknologi. “Kami berkomitmen mendukung sekolah-sekolah di Sulawesi Tengah agar tidak tertinggal dalam transformasi digital.” Kami yakin standar pendidikan kita akan terus berkembang dengan kolaborasi dengan Google for Education,” tegasnya.

Dengan dukungan dari teknologi ramah bandwidth seperti Chromebook dan layanan internet satelit Starlink, diharapkan sekolah-sekolah di wilayah terpencil juga akan memiliki akses yang sama ke pendidikan digital.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

SERAHKAN SERTIFIKAT PASAR LASOANI KE ATR/BPN

26 September 2025 - 10:49 WIB

DPRD SULTENG MENGAKUI PEMBENTUKAN DOB KABUPATEN TOMPOTIKA

25 September 2025 - 10:43 WIB

DATA IMIGRAN SULTENG TERKAIT TKA DARI PERUSAHAAN NIKEL DI MOROWALI DIAWASI MENURUT ATURAN

25 September 2025 - 10:37 WIB

KEMENDISDAKMEN-PEMPROV SULTENG MENINGKATKAN PENGAWASAN BAHASA INDONESIA.

25 September 2025 - 10:27 WIB

UNTUK MEMANFAATKAN KESEMPATAN STRATEGIS DI SULTENG, GUBERNUR DIMINTA UNTUK MENGADAKAN PERTEMUAN UNTUK MENGHILANGKAN KERUSAKAN PERKEBUNAN

25 September 2025 - 10:01 WIB

Trending di Berita