Menu

Mode Gelap
Sebanyak 70 Orang di Kentucky, AS Tewas usai Diterjang Tornado Dahsyat Kemendag Cabut Larangan Penjualan Minyak Goreng Curah Berita Populer: Uji Coba Gage ke Anyer-Kunjungan Wisman 2022 Diprediksi Rendah Bosen Kerja Kantoran? Jadi Atlet MMA Aja! Di Negeri Sawit, Minyak Goreng Tak Terjangkau Belum Punya Mobil saat Merintis Karier, Andre Taulany: Ke Mana-mana Naik Angkot

Seni & Budaya

MENGUNJUNGI MUSEUM MENINGKATKAN MINAT SENI DAN BUDAYA ANDA

badge-check


MENGUNJUNGI MUSEUM MENINGKATKAN MINAT SENI DAN BUDAYA ANDA Perbesar

Pelajar dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, SMA, dan SMK di Kota Kupang berpartisipasi dalam kegiatan “Belajar Bersama di Museum” yang diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).Konferensi dengan tema “Benda Koleksi Museum sebagai Warisan Budaya Daerah Masyarakat NTT” akan berlangsung dari 15 Mei hingga 16 Mei 2025.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan minat, pengetahuan, dan kecintaan siswa terhadap koleksi budaya serta membentuk karakter generasi Nusa Tenggara Timur yang berbudaya dan berjati diri kuat untuk menghadapi arus globalisasi.Viktor Rihi, guru pendamping dan pembina Osis di SMK N 5 Kupang, mengatakan museum dipilih sebagai tempat belajar karena sangat cocok untuk anak-anak di era teknologi modern.

Kegiatan ini mendorong pertumbuhan minat dan bakat siswa, terutama dalam bidang seni seperti melukis. Mereka juga diajak mengenal dan memahami warisan sejarah dan budaya.

Salah satu alasan mengapa saya memilih tempat pertama untuk musim ini adalah karena cocok untuk anak-anak di era digital, di mana mereka lebih terbiasa dengan perangkat elektronik atau bermain game online daripada sejarah. Dia menyatakan bahwa selain menumbuhkan minat dan bakat, terutama dalam bidang seni seperti melukis, mereka juga diajak mengenal sejarah dan budaya melalui aktivitas ini.

Kegiatan ini, menurut Viktor, membantu siswa menemukan minat dan bakat yang belum mereka ketahui sebelumnya. Siswa menumbuhkan ketertarikan mereka terhadap seni dan budaya melalui pengenalan benda bersejarah seperti Sasando, manusia purba, dan senjata tradisional.

Akhirnya, kegiatan ini menumbuhkan minat dan bakat siswa. Awalnya, siswa tidak tahu ke mana mereka ingin dibawa. Sebagai contoh, dia mengatakan, “Dengan menggambar, pada akhirnya mereka tahu oh sasandonya seperti ini, manusia purbanya seperti ini, atau alat-alat peninggalan sejarah nenek moyang ini, seperti pedang seperti ini, dan pada akhirnya minat dan bakat mereka berkembang di sana.”

Siswa SMK N 5 Kupang Laurensisus Sikone mengatakan bahwa belajar di museum bersama siswa dari berbagai sekolah adalah pengalaman yang berbeda. “Yang saya rasakan belajar di museum bersama teman-teman yang dari berbagai sekolah saya rasa lebih banyak mendapatkan teman di luar dan di luar kita bisa banyak berbagai pengalaman dari teman-teman yang dari sekolah lain dibandingkan di kelas”, katanya.

Laurensisus, atau Enso, berharap kegiatan ini dapat berlanjut agar lebih banyak siswa dapat berpartisipasi. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberi pelajar lebih banyak pengetahuan dan pengalaman.

“Harapan saya ke depan adalah kegiatan ini terus diadakan agar semua siswa dapat berpartisipasi karena sangat bermanfaat bagi kita sebagai siswa-siswi.”

Meskipun demikian, Viktor Rihi berharap program ini dapat berlanjut dan menarik lebih banyak sekolah. Selain itu, ia menyarankan agar guru di masa depan turut berpartisipasi, mengingat peran mereka yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai sejarah yang sering dilupakan orang di zaman sekarang.

Menurutnya, dia berharap kegiatan ini akan terus berlanjut dan melibatkan banyak sekolah, dan catatannya adalah bukan hanya siswa yang terlibat, tetapi juga lebih banyak guru. Dengan demikian, jika siswa menggambar hari ini, mungkin ke depan guru juga bisa menggambar sejarah yang ada karena di era sekarang banyak guru yang sudah melupakan sejarah.

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

SERAHKAN SERTIFIKAT PASAR LASOANI KE ATR/BPN

26 September 2025 - 10:49 WIB

GUBERNUR SULTENG MENERIMA GOOGLE MELALUI KERJA SAMA DIGITALISASI SEKOLAH

26 September 2025 - 10:09 WIB

DPRD SULTENG MENGAKUI PEMBENTUKAN DOB KABUPATEN TOMPOTIKA

25 September 2025 - 10:43 WIB

DATA IMIGRAN SULTENG TERKAIT TKA DARI PERUSAHAAN NIKEL DI MOROWALI DIAWASI MENURUT ATURAN

25 September 2025 - 10:37 WIB

KEMENDISDAKMEN-PEMPROV SULTENG MENINGKATKAN PENGAWASAN BAHASA INDONESIA.

25 September 2025 - 10:27 WIB

Trending di Berita